DI ATAS LANGIT MUSQAT OMAN
Pak Tyqnue Azbynt
Alhamdulillah tsummalhamdulillah, tahaddusan bin ni'mah. Kebahagiaan menyeruak di sukma saat lantunan surah An-Nas menutup rihlah ayat ayat Qur an di atas langit Yaman.
Ahad Sore dari Oriens Hotel Mekkah kami kloter 87 bersiap menuju kota Nabi. Demi menyinambungkan petualangan tempat-tempat bersejarah aku sengaja memulai qs Alfatihah di pelataran.Masjidil Haram selepas Maghrib menunggu isya, lanjut ke Al-Baqarah. Esok harinya kami tawaf pamit tuk melanjutkan Arbain di kota Nabi. Dan benar saja esok hari kami semua sudah beranjak menuju Madinah di sore hari. sepanjang perjalanan hanya gedung gedung megah dan gundukan gunung-gunung batu yang tak kalah gagahnya. Pantat sudah mulai protes karena sejauh 450 km perjalanan no canda no musik, kami semua duduk dalam kepenatan yang sama. Di rest area pertengahan antara Mekkah dan Madinah kami hanya berhenti tuk salat Maghrib isya dalam jamak qashar. Perjalan berlanjut dalam kepenatan yang bertambah. Pukul 10 malam kami baru sampai di OSDT Madinah Hotel beberapa ratus meter di Utara masjid Nabawi.
Demi melepas penasaranku pada masjid itu, aku langsung menuju Sahn masjid di mana payung-payung raksasanya sedang mengatup Salat pamit datang lanjut salat malam kulanjut baca Qur'an menyinambungkan bacaan di Mekkah. Tiap hari berwisata hati di masjid ini dengan menyela qiraah Qur an diantara waktu waktu salat kami. Beberapa hari berikutnya kami menuju Masjid Quba sekitar 3 km dari Nabawi. Di masjid yang pertama dibangun kanjeng nabi ini kulanjutkan surah surah Al-Qur'an. Lanjut masjid Ghamamah, Masjid Sayyidina Abu Bakar, masjid Sayyidina Ali semua kusempatkan baca lanjutan qiraahku. And so on, dan kusisakan di jus terakhir karena obsesiku bisa hatam di atas langit jazirah Arab. Tanpa sarapan pagi kami sudah beranjak dari hotel tuk menuju bandara di Madinah. Karena tak terlalu jauh dalam beberapa saat kami sudah sampai di bandara itu. Setelah beberapa jam kami baru mulai meninggalkan tanah Madinah. Bacaan kulanjut sebentar dan berakhir saat tengah malam langit MUSQAT negara Oman. Tuntas sudah obsesiku menuntaskan hatamanku di atas langit tanah Jazirah Arab.
____
MUSQAT, 23 Juni 2026









