_pak_tyqnue_azbynt_
Kulihat sandal jepit berlambang salib di tangga selatan masjid, hatiku langsung berkata, "wah ini pelecehan". Karena berada di wilayah orang tepatnya Nusa Dua Bali, kupilih tanpa banyak reaksi dan banyak kata, takut tak menjunjung langit di buminya orang.
Bareng 1000 santri al-Maliki Kami asyik masyuk bermadah memuja muji nabi lewat lelantun shalawat. Kami merayakan Maulid Nabi di Tanah Dewata. Shalawatan berhenti saat prosesi pembukaan oleh Pemangku adat yang menyampaikan betapa pentingnya persatuan dan kerukunan umat beragama. Ternyata di area itu adalah area peribadatan untuk berbagai agama yang di akui di negeri ini. Masing-masing tempat ibadah bersampingan dengan kemegahan dan keindahannya. Dilanjut sambutan ketua rombongan dari alumni Doktren al-Maliki Dr. Umar Faruq yang memaparkan niat bertemu dengan saudara beda agama di tempat itu. Betapa indahnya.
Rihlah ke Pulau Dewa diakhiri singgah ke Pantai Pandawa tuk melepas penat dan menikmati suasana pantai yang elok menawan itu. Rombongan yang semuanya santri itu agak kaku karena bayak tourist yang sedang ber- _sun_bathing_ di pantai itu. Aku saja yang _bar_bar_ walaupun memakai kopyah, tetap saja wawancara dengan wisman tuk menginprove bahasa Inggris yang pernah kupelajari. Eh ternyata para santri banyak yang meminta untuk fobar dengan turis yang cantik-cantik. Yaaaah ternyata tahu juga ada cewek bule yang menawan. Dengan beberapa gadis Uzbekistan yang Masya Allah cantik-cantik itu kami foto bareng. Yang teman-teman kaget karena cewe-cewe Uzbek beragama Islam juga. "Yaaaa....dasar ulat pondok tahunya kitab kuning doang", begitu pikirku. Dikit-dikit perlu orang bar-bar macam aku biar gak kagetan.
____
Bondowoso 2022

Tidak ada komentar:
Posting Komentar