Total Tayangan Halaman

Minggu, 21 Juni 2026

HALAL BAE' HARAM RIBA

 HALAL BAE' HARAM RIBA

Pak Tyqnue Azbynt 



Melewati gerbang 328 di Masjid Nabawi menjadi keseharian kami tuk menuntaskan Arbain. Di gate itu kami sesekali mampir ke gerai berbagai kebutuhan jamaah tuk sekedar lihat-lihat atau bahkan memang sengaja membeli, minimal dapat seprotan parfum di baju. 


20 Juni 2026 selepas zuhur aku bersegera saja jalan karena cuaca sangat gerah 43°C. Dilalah shop keeper menarikku sembari menawarkan gamis premium yang harganya 500-an ribu rupiah. Karena kuanggap terlalu mahal, kutawarlah 200 ribu rupiah, bahkan aku tunjukkan hanya itu uang saya. Diambillah uang itu sembari dia menawarkan gamis lain. And not deal. Dia tetap ngeyel harus beli, aku pun bilang tidak cocok, kecuali yang kutunjuk sebelumnya. Tawar punya tawar akhirnya sepakat 200 barang yang kumaksud. "It's for you, not more, halal". Aku pun senang sembari menjabat tangannya say thank you. 


Sampai di entrance hotel sudah dipenuhi orang-orang India dan Malaysia, akhirnya aku lewat pintu samping tuk masuk elevator yang harus harus naik area santai Lounge. Lumayan tak sebegitu padat hanya beberapa bibi India yang naik elevator.  Penat, panas, segera saja aku buka hasil dealing belanja. Yassalam, aku kena tipung mamang Arab di dekat  Masjid Nabawi. It's no matter, tapi sebagai orang muslim aku harus mengingatkan bahwa caranya salah. Selepas salat ashar di keesokan harinya, aku datangi dia tanpa kata, hanya mengacungkan jari tunjuk sembari kugoyang kiri kanan sebagai isyarat tidak boleh curang. Anehnya dia bilang jangan marah Pak Tua. Sayapun bilang,"Bae' halal riba haram, wa ahhalalluhul Bai ah wa  haramur riba". Saya tunjuk jari ke langit bahwa cara itu tak dikehendaki Tuhan.

____

ODST Madinah Hotel, 21 Juni 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HALAL BAE' HARAM RIBA

 HALAL BAE' HARAM RIBA Pak Tyqnue Azbynt  Melewati gerbang 328 di Masjid Nabawi menjadi keseharian kami tuk menuntaskan Arbain. Di gate ...