PENGAKUAN
Pak Tyqnue Azbyn
Riuh tawa saat salah seorang yang tersesat hampir seharian di daerah Mina yang konon saat hendak pulang justru pilih jalan yang beda dari rombongannya. Sebut saja Mr. Jack. Dia berkali-kali calling temannya namun tiada tanggapan. Dia pun melanjutkan perjalanan tanpa tahu kepastian. Semakin jauh berjalan semakin beda wajah orang-orang yang dikejarnya.
Tampak wajah istri didepannya, dipanggil dan selalu bilang hayo sini, namun tiada jua mampu mendekatinya. Lapor polisi malah tak dihiraukan, saat dekat tenda pun tak tampak akses pintu masuk. Barulah menjelang asar dia ingat akan kelakuannya di rumah yang sempat menutup akses jalan hampir seharian di tanah ladangnya. "Itu memang ladang saya, tapi menutup akses jalan dan saya mengancamnya kalau maksa maka akan saya laporkan ke polisi, lha kan dia yang merambah ladang saya. Tapi saya baru sadar kalau menutup jalan akan menutup jalan kita",begitu tuturannya sembari tawa cekikikan tanpa merasakan lelah perjalanan panjangnya hari itu. Dia pun menuturkan ulah usilnya di tanah air. Anehnya dia tak merasa capek malah mewanti-wanti untuk jangan usil walaupun terhadap hak kita. Ingat ! saya jalan dari Mina sampai dekat Mekkah lho, khan bolak balik lebih 20 kiloan, akhirnya saya balik setelah kian tampak berbeda jalan.
Keputusan untuk meminta maaf atas salah pada tetangga yang diusilinya diapresiasi oleh kawan-kawan satu tenda. Tolong jangan usil, begitu pesannya termasuk juga terhadap hewan atau tumbuhan agar tak dikarma di tanah haram, imbuhnya. " Oke, naam, naam, bang kaji USILUDDIN AL JALANI", sambut salah seorang di dekatnya.
___
Mina, 29 Mei 2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar