HOTEL TERINDAH
Pak Tyqnue Azbynt
Orang hidup secara naluriah akan mencari zona atau mintaqah yang nyaman dan aman serta memberikan pelayanan plus plus. Adakah yang seperti tu? Apakah serupa taman, hotel mewah, atau hunian yang sangat megah. Semua itu pasti punya cacat dan kekurangan. And so?
Hotel megah nan mewah sudah pasti memberikan layanan prima, best service sesuai dengan kemanjaan yang kita inginkan, namun itu bersifat fatamorganik indahnya tak benar-benar nyata. Ia hanya penyedia layanan dengan meminta layanan pembayaran kita. Rumah megah pun perlu cost yang tinggi tuk merawat semua fasilitas yang diperlukan. Dan finalnya semua semu belaka walaupun banyak orang yang menginginkannya.
Adalah kemah kemah besar yang terpancang di Padang Arafah dengan terik yang siap memanggang kita justru memberikan layanan super plus-plus. Bukan soal fasilitas bukan soal gaya, bukan soal rasa, tapi pasal layanan pascanya yang sudah dijanjikan oleh Allah SWT. Janti pengabulan semua dedoa, janji ampunan, janji apapun jua dari hal remeh temeh dunia bahkan permintaan berat ukhrowi. Wajar kalau jutaan orang menumpahkan air mata di bumi Arafah ini. Di sini semua sama sebagai hamba, tak ada raja tak ada jelata semuanya sama. Hanya beelilit kain dua lembar kain putih sebagimana kain kematian semua runtuh dalam penghambaan. Bagiku ini adalah hotel terindah yng pernah kurasakan.
'_____
Tanah Haram, 30 Mei 2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar