Total Tayangan Halaman

Kamis, 16 Juni 2022

Bermain Lumpur di Atas Pematang

 


_Pak_Tyqnue_Azbynt_


Hari ini kuajak kedua anakku untuk ke petak kecil sawah kami. Tanpa kamera tanpa gaway dan semua elektronika. Agar bisa lepas menikmati alam ini.


"Anak anakku, di sinilah kakekmu dulu mengajariku mengenal siklus kehidupan. Dibiarkannya aku bermain lumpur agar tak benci terhadap jelata yang akrap dengan _tanah_kotor_, diperdengarkan suara parau gagak di atas pohon nyiur agar tahu berita kematian, dibiarkan menikmati angin agar bisa bermain dengan kebebasan, dibiarkan bermain air agar tahu dimana ada kehidupan".


Saat aku tanya pada kakekmu, " kenapa Pipit mencuri padi kita?". Betapa arifnya kakekmu menjawab tanyaku," Pipit itu hanya menguji kita, agar mau berbagi agar mau berjuang, sebelum nanti panen tiba agar sudi mengantar sebagian yang terbaik untuk tuan guru ngaji yang telah memberi tahu jalan menuju surga-Nya".

___

Kaki Argopuro, 1 12 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IFTARA RAMADANY

 IFTARA RAMADANY Pak Tyqnue Azbynt           12 tahun lalu bayi masih merah itu ditemukan seorang guru honorer di sebuah peron stasiun kecil...